Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020

PULANG YANG TIDAK SEARAH

Gambar
 Di dalam perjalanan pulang tidak kutemui lagi dirimu untuk mengantarkanku sampai bertemu ibu. Sudah tidak lagi aku mendengarkan sebuah pertanyaan "Kau ingin pergi kemana?" Bahkan hanya mengucapkan "Hati-hati" saja kau sudah enggan. Rupanya, kau sudah menjadi bajingan dalam tokoh utama. Kau hanya singgah sementara, tidak ikut serta masuk ke dalam rumah yang sama. Ternyata, manusia menciptakan kebencian pada hujan, karena saat itu terdapat hujan tangisan dalam kemarahan.  Jika berdua membuat bahagia maka kita jaga bersama agar tidak ada luka. Usaha saja tidak cukup untuk melangkah dalam satu arah, maka jadikanlah doa sebagai perantara yang menjadi rahasia kepada Sang Maha. Cerita dibuat oleh manusia, aku disini dengan rasa ragu tetapi ingin beradu dan kau disana dipenuhi rasa cemas yang bedebah. Hati-hati yang sesungguhnya adalah hati-hati kepada hati yang sudah kau damba-dambakan, sebab tidak selamanya kau bisa menyambangi lautan berdua bersama. Jangan nelangsa s...