Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

DEMOKRASI DIRI

Gambar
Dalam diri terdapat demokrasi tentang ricuhnya rindu yang di rundung pilu, entah suaranya di dengar atau bahkan hanya sekedar lewat gendang telinga saja. Dalam orasi ada diri yang berani untuk mencaci rindu yang menggerogoti atau Tuan yang sudah lari tanpa meninggalkan sedikit alibi Sebelum hari itu tiba, anarki bisa saja datang dengan benci yang bertuan atau sebongkah luka yang dalam mengusik kata maaf dalam permohonan, merongrong bertemu untuk mengusir rindu dan kita gagal dalam bersatu. Bukan tentang siapa yang menang dalam pertarungan tetapi, tentang siapa yang dapat bertahan dalam permasalahan pendewasaan. Tetap diam atau terus melangkah ke depan tanpa melihat apa yang telah terjadi kemarin? Semua diri sendiri yang menentukan Konflik yang bertolak belakang antara keinginan dan mengalah untuk seseorang yang sudah tidak lagi sejalan. Dewasa sudah tidak lagi menginginkan permainan yang tanpa adanya alasan.