JODOH YA?
Dalam sebuah acara talk show kutemui dirimu sebagai pengisi acara dan aku seorang peserta. Pemaparanmu membuat banyak orang tidak memalingkan perhatiannya, mata tersorot ke arahmu semua dan telinga bekerja dengan baik. Setelah acara selesai kutemui dirimu untuk meminta nomor WhatsApp, barang kali kita adalah jodoh yang sudah dituliskan dalam semesta. Setelah pertemuan itu kita bertegur sapa melalui social media yang menjadi perantara. Aku mengajakmu bertemu untuk berbicara di sebuah tempat kopi bilangan Jakarta. Aku bertanya kepadamu apakah bersedia jika kita berbicara berdua? Kau jawab dengan begitu cepat dan menerima tawaranku. Aku seorang tuan yang sudah dibuat patah berkali-kali. Gagal menikah karena puan tidak ingin menerima apa adanya, memiliki cinta yang tidak pernah padam tetapi menyakitkan. Kita bertukar cerita, kau sudah mengetahui tentangku dan aku sudah mengetahui tentangmu. Walaupun kau dibilang lebih tua dariku tetapi aku tidak apa jika memang nanti kita berjodoh dalam se...