Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

KEABADIAN TERANG BUMI

Gambar
Kalau nanti semesta dan waktu sudah tidak lagi menyatukan kita, sudah seharusnya aku menelan rasa pahit seperti sebelumnya dan kau harus tetap bahagia. Apa pun yang terjadi kau harus bahagia. Kita harus bisa kembali bagaimana caranya berdiri sendiri tanpa ada yang menghampiri, bisa menerima diri sendiri sebagai rumah walau tidak ada lagi yang singgah seperti sebelumnya. Kau harus kuat di saat aku sedang jalan melewati sekarat di ambang pilu. Jangan terlalu bersedih. Karena kau tahu bahwa ada satu yang tidak pernah benar-benar pergi walau sudah sepenuh hati tidak menginginkan ada lagi.  Itu adalah sepucuk surat pendek yang ia tuliskan untukku. Entah kemana perginya tetapi surat itu sengaja ditinggal agar aku membacanya. Dia adalah lelaki paling romantis dari semua yang pernah aku kenal. Di dalam kepalanya banyak puisi dan emosinya sudah menjadi diksi. Ya, dia adalah seorang pujangga yang mempunyai banyak kata-kata indah, emosinya selalu dituangkan dalam tulisan, romantisnya selalu d...