YANG ABADI HANYA CERITA BUKAN KITA
Aku suka kebaikanmu, tetapi itu ambigu. Aku tidak tahu kau melakukan itu hanya karena; Sebagai manusia yang memiliki rasa empati atau Kau memiliki rasa kepadaku yang ingin dibagi. Cerita kita banyak disaksikan oleh perjalanan, lalu kita saling meninggalkan bekas yang bernama kenangan. Entah sejak kapan, rindu tiba-tiba melapuk rasanya seperti sedang dikutuk. Banyak pembicaraan kita yang bukan tentang kita. Perjalanan kita abadi dalam cerita, tetapi tidak ada yang berani memulai membahas tentang kita. Mungkin, diam kita saling mengubur rasa yang sama. Biarkan kita begini, sampai akhirnya dihapus oleh waktu yang fana. Kau harus ingat; Hidup ini bukan hanya tentang angka seperti kau mempelajari matematika. Bukan tentang bahasa Indonesia, yang penuh syair juga cerita. Hidup ini juga perlu cinta. Aku berdiri dengan banyak harapan, penuh dengan rencana diselimuti doa. Namamu selalu dikenang dalam kepala semoga, kau bahagia selamanya.