SALING MENGISI YANG SEDANG SEPI

Kita hidup dengan paradigma dan ego masing-masing.
Berbuat sesuka hati, Sesuai dengan apa yang diinginkannya,
Tanpa memikirkan terlebih dahulu apa sebabnya.
Kita hanya ingin bereuforia semata.

Tetapi, Pada nyatanya kita tidak pernah
Benar-benar, Masing-masing dalam hidup.
Kita ini begitu saling,
Walau tidak ada yang ingin sampai berpaling.

Kita ini saling memberi satu sama lain.
Saling berdiskusi, Tetapi tidak ingin
Sampai berlanjut kedalam hati.
Sebab, Tidak ada yang ingin tersakiti.

Saling membenci, Karena sudah teradiksi.
Sehingga, Terdapat kolaborasi
Yang membuat kita saling mencaci maki,
Tanpa ada yang ingin pergi.

Tidak apa sesekali berselisih paham,
Agar kita dapat saling mendewasakan.
Tetapi, Kau jangan tiba-tiba hilang.
Sebab, Diri ini tidak dapat lapang.

Jangan kau biarkan jemari ini,
Ingin rasanya selalu di genggam, dan
Raga ingin selalu berdua bersama.
sampai akhirnya ada rasa yang bungkam.

Berjalan ke depan tidak harus selalu bersama.
Tetapi, doa jangan sampai berhenti dan selalu dijaga.
Sebab, pada akhirnya kita akan berjuang, dan
Berujung sendiri dalam mengahadapi segala hal.

Bahkan sampai nyawa, dan
Diri sudah ingin bersama sang pencipta.
Lalu, dirangkul dalam kehangatannya
Kita hanya dapat merasakan sendiri.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERDUA ITU KITA

RESTU UNTUK SATU TUJU

JODOH YA?