SEBUAH PUISI UNTUK KAU
Teruntuk kau, tuan;
Mentari selalu bersinar, walaupun dia berdiri sendiri.
Kau harus mengetahui, bahwa;
Sesungguhnya hidup tidak dapat berharap pada apa dan siapa nantinya.
Hanya kepada sang pencipta kau dapat menyerahkan diri.
Tenang saja. kau tidak perlu takut atas apa yang akan terjadi.
Sebab, sang pencipta sudah menyusun rencana yang tidak dapat di deļ¬nisi dalam diri.
Jadi, tidak usah berlari. Karena, kenyataan pasti akan menghampiri.
Disini kau hanya dapat sampaikan kata-kata kepada sang pencipta.
Agar, takdir yang diberikan kepada kau,
Dapat membuat kebahagiaan dalam diri hingga tidak dapat di deskripsi.
Mentari selalu bersinar, walaupun dia berdiri sendiri.
Kau harus mengetahui, bahwa;
Sesungguhnya hidup tidak dapat berharap pada apa dan siapa nantinya.
Hanya kepada sang pencipta kau dapat menyerahkan diri.
Tenang saja. kau tidak perlu takut atas apa yang akan terjadi.
Sebab, sang pencipta sudah menyusun rencana yang tidak dapat di deļ¬nisi dalam diri.
Jadi, tidak usah berlari. Karena, kenyataan pasti akan menghampiri.
Disini kau hanya dapat sampaikan kata-kata kepada sang pencipta.
Agar, takdir yang diberikan kepada kau,
Dapat membuat kebahagiaan dalam diri hingga tidak dapat di deskripsi.
Komentar
Posting Komentar