Jakarta dan suara bising kotanya.
ada yang hidup mewah, lalu sudah bahagia. Di rumah hanya berduduk santai di atas sofa.
ada yang berkeluh kesah karena lelah mencari sebuah rupiah dan mencari kehidupan yang sebenarnya.
ada yang pergi penuh dengan semangat lalu pulang basah dengan keringat, dan
ada juga yang pergi membawa bahagia lalu pulang disambut dengan kecewa.
hidup tidak selamanya di atas, pun sebaliknya, hidup tidak selamanya dibawah.
di atas yang baik masih ada yang lebih baik dan di atas bumi masih ada langit.
apa yang ingin dipaparkan pada semesta juga manusianya?
kita ini hanya manusia biasa jika tidak berusaha dan berdoa tidak akan memiliki apa-apa.
usaha dan doa menjadi perantara kita dalam bekerja pada semesta.
setiap manusia mempunyai mimpi juga ambisi.
dalam riang riuh kita bereuforia sambil berpesta.
dalam ruang kosong kita belum tentu hampa.
sebab, masih ada diri sendiri yang membuat berkelana.
bahagia yang dipilih atau duka yang menjadi pelik?
tinggal memilih mana yang dijadikan teman terbaik.
jika bahagia dalam dekap tidak membuat sesak.
maka, pertahankan agar tidak ada yang tinggal.
jika duka yang menjadi pelik.
maka, jadikan itu singgah yang sementara saja.
sebab, kita perlu merasakan euforia.
untuk mengetahui hiruk pikuk kehidupan.
banyak kejutan dari segala yang pernah dipikirkan;
ada kejahatan yang meluluh lantakkan,
ada kebaikan yang membawa ke jalan kebenaran,
ada keadilan yang membuat perdamaian, dan
ada juga kejadian-kejadian yang harus di konsiderasikan.
agar tidak ada pertikaian dalam kehidupan.
|
Komentar
Posting Komentar