LELAKI KEDUA SETELAH AYAH
Dik, sekarang bahagiamu masih sederhana.
Belum mengerti hingar bingarnya kota.
Kau bahagia bukan, jika diajak ke pasar swalayan untuk membeli mainan? Atau dibelikan ducati motor-motoran?
Kau enak belum merasakan sakitnya dipatahkan,
belum merasakan perjalanan seorang remaja yang beranjak dewasa, dan belum merasakan mengerjakan tugas yang menumpuk dikejar-kejar deadline.
Beruntung kau dik, belum merasakan semuanya. Jika nanti sudah besar, jadi laki-laki yang baik oleh wanita ya. Jangan dibuat kecewa jika tidak bisa memiliki rasa padanya.
Jaga dia dengan segala cara yang kau bisa.
Jika nanti kau sudah remaja, jangan kau pastikan bisa memiliki banyak wanita. Kau pikir hebat seperti itu?! Tidak dik, itu tidak hebat sama sekali. Nantinya kau hanya akan menjadi laki-laki yang membuat nelangsa mereka.
Kedudukan kita memang berbeda dik, aku remaja yang sudah merasakan dan mengerti tentang dunia yang fana, kau hanya anak kecil jika dituruti apa maunya akan bahagia dan merasa dunia sudah berpihak padanya.
Tetapi, aku bahagia dan selalu ucapkan terimakasih pada sang maha. Sebab, jika aku tidak merasakan yang namanya patah harap, aku tidak akan pernah bisa melangkah untuk ke lain arah, demi sampai titik juara.
Sekarang, tidak apa kau mempunyai cita-cita banyak.
Karena, kita tidak pernah mengetahui ucapan yang mana akan menjadi nyata. Semoga segala harap kau akan menjadi hal bahagia nantinya ya dik.
Kesini sebentar dik, aku ada pesan untukmu;
Jadilah laki-laki yang dapat menjaga keluarga seutuhnya. Sebab, kau akan menjadi kepala keluarga nantinya.
Jadikan yang patah menjadi gagah, ya.
Buatlah papa juga mama bahagia sebelum masa tua nya tambah dan sebelum tubuh mereka rentan karena sakit-sakitan orang tua. Jangan kau ikuti kakakmu ini yang inginnya bermain-main dalam semesta.
Tetapi satu dik; aku selalu sayang kepada mereka, walaupun aku belum bisa menjadi anak yang berguna.
Buat mereka bahagia, sebagaimana mereka pernah membuat kita bahagia terlebih dahulu dengan segala caranya.
Aku,
Sayang selalu.

Komentar
Posting Komentar