MENJAGA DAN PERCAYA
Nanti jika semua sudah kembali baik
Apa kau ingin menyusuri ibu kota bersamaku?
Memandang awan yang cerah sambil menunggu kereta,
Atau berteduh di halte bus sekolah menunggu hujan reda.
Bermain bianglala sambil tertawa di atas sana,
Menikmati awan yang cerah dan ramainya kehidupan kota,
Bersandar di atas kepala untuk menenangkan jiwa, dan
Bahagia milik kita berdua pada hari itu.
Kukira itu akan menjadi hal terindah kita berdua
Jika tidak ada yang saling melupa atau membuat luka.
Tiba-tiba kau berhenti di persimpangan jalan kota
Aku diam menatap dari jauh dan kau hilang begitu saja.
Terbangun dari hangatnya selimut
Ternyata itu hanya mimpi belaka.
Aku tersenyum tetapi juga khawatir
Sebab, kita bisa berdua tetapi nanti akan ada masa tidak serasa. Semoga kau masih tetap ada dan masih sama.
Kita melangkah berdua,
Jemari saling menggenggam,
Bahu saling menguatkan, dan
Bisa saling menerima segala beban.
Kita harus membuat kenang yang indah
Sebab, jika nanti sudah tidak lagi bersama
Setidaknya kita pernah berdua sementara dalam bahagia
Tetapi, semoga saja kita bisa menjadi yang abadi
Dalam kompetisi dunia. Saling menjaga dan saling percaya.
Mantep nih
BalasHapus