SEKALI MERDEKA TERUS MERDEKA

 


Sekali merdeka tetap merdeka atau sekali merdeka tambah merdeka? Sekali merdeka tambah merdeka seharusnya , sebab menjadikan bangsa semakin maju walaupun masih banyak pengangguran yang tidak bertuan dan tidak mengetahui arah jalan pulangnya kemana, tetapi tetap saja harusnya disebut tambah merdeka, karena infrastruktur bangunan yang selalu bertambah membuat jalanan kota padat, klakson kendaraan saling saut menyaut, dan beban pekerjaan, juga kehidupan selalu di pikul oleh pikiran diri sendiri.

Adanya waktu luang sampai kebingungan bagaimana caranya membuat merdeka semuanya. Ada teh hangat dengan pisang goreng tidak di lirik sama sekali karena terlalu fokus dengan pikiran yang membuat banyak pertanyaan. Padahal semua sudah merdeka, sebab telah bebas dari penjajahan, tetapi ternyata masih ada satu yang belum di merdekakan, yaitu merdeka dari segala tumpukan kenangan yang belum bisa dibangun ulang menjadi peradaban menenangkan.

Sulit memang berkawan dengan masa kelam, ingin menyapa barang sedikit saja rasanya enggan apa lagi berbincang dalam satu pikiran yang sudah tidak lagi sejalan. Aduh, sepertinya kemungkinan kecil untuk bisa bersalaman, itu pun dengan menurunkan ego terlebih dahulu dan mengatasi konflik diri sendiri, jika ingin ya, jika tidak ya sudah itu lebih baik. Sebab, dari setiap yang sudah di lewati memang tidak akan pernah kembali terjadi dan masalah berkawan atau memaafkan tentang dulu yang terjadi itu keputusan diri sendiri.

Dewasa sudah membuat kesadaran dan mengajarkan pada hal yang membuat kebaikan atau keburukan. Jika kebaikan maka di pertahankan tetapi jika sebaliknya maka langsung saja di singkirkan tanpa rasa enggan. Selalu ada perubahan dari setiap perjalanan, entah dari manusia yang dulu erat tiba-tiba pergi begitu saja tanpa siasat karena prioritas hubungan sudah berbeda atau dari lingkungan yang beraneka macam. Kita memang harus seperti bineka, bersama-sama yang membuat adanya persatuan tanpa ada perkelahian di sela-sela kehidupan.

Jangan lupa merdekakan diri sendiri, sebab perjuangan kita kemarin, hari ini, atau esok adalah sebuah hal yang harus di apresiasikan dari segala kemenangan yang sudah di jalankan. Jika gagal bukan berarti tidak merdeka, hanya saja belum berada dalam waktu yang tepat untuk mengucap kata merdeka untuk diri sendiri. Tenang saja, jika diri sendiri belum merdeka setidaknya bangsa kita yang sedang di pijaki sudah merdeka terlebih dahulu. Selamat hari kemerdekaan Indonesia, sekali merdeka tambah merdeka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERDUA ITU KITA

RESTU UNTUK SATU TUJU

JODOH YA?