CAHAYA SUAR 1998
21 September 1998 ibu melahirkan seorang anak perempuan cantik
untuk anak pertamanya. Katanya, anak pertama itu harus sekuat baja. Memang ada
benarnya juga ya. Dia terlahir dan besar sebagai wanita yang kuat, tetapi bukan
karena dikasih makan biskuat oleh ibu atau ayah. Memang benar dia kuat dari
segala macam arah. Walau patah dipaksa untuk selalu gagah, walau jatuh selalu
berusaha untuk tidak menjadi rapuh. Ka Jihan adalah kakak yang romantis untuk
adik-adiknya. Selalu menyediakan telinga untuk adiknya bercerita, bahkan dia
yang suka menagih bagaimana cerita masa remaja Nada? Apa bahagia? Dia selalu
menginginkan masa remaja adiknya harus lebih bahagia daripada dia. Senyum demi
senyum merekah seperti bunga di taman. Di taman itu tumbuh merekah, mekar
sesuai cara hidupnya, semoga saja tidak layu di tengah jalan. Cerita tentang
yang terus tumbuh dan selalu maju seperti waktu yang terus berputar. Kita
pernah membahas perihal ini, selain soal pencapaian, kehidupan, hubungan
percintaan, dan masih banyak lagi tentang perjalanan. Salah satunya menjadi
sebuah cerita syahdu yang selalu kita tunggu-tunggu untuk didengar. Tentang
patah hati, bahagia diciptakan oleh laki-laki yang membuat kita seakan-akan
seperti bidadari, pencapaian yang berhenti di tengah jalan, dan masih banyak
proses kehidupan yang kita rasakan.
Ka, setiap yang ingin dituju selalu ada waktu untuk menempuh, itu semua tergantung diri sendiri yang menjalankan. Jangan patah semangat, sebab kau perlu ingat di ujung sana sudah ada orang-orang istimewa yang menantikan kau menjadi juara. Kedua orang istimewa dalam keluarga berada di garis terdepan untuk menguatkan juga mendoakan. Jika kau lelah maka ingat tentang perjuangan seorang ayah yang tidak pernah berhenti mencari sebuah rupiah dan ibu yang selalu memberi iba kepada kita. Jaga diri baik-baik, sebab semesta akan terus berputar dan waktu merangkak maju. Semua berubah dan tidak lagi sama. Jangan menyerah ya, sebab masih banyak jalan menuju roma untuk kau dapat bahagia. Tenang saja. Doa ibu dalam setiap sujud tidak pernah berhenti untuk disampaikan kepada yang maha kaya, dan ayah yang selalu bersusah payah mencari sebuah rupiah untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Untuk kau, jangan lupa untuk libatkan sang maha dalam segala sesuatunya dan ibadah dijadikan perantara untuk meminta. Sebab, dia yang akan memberi, merubah, dan menetapkan segala sesuatunya. Tidak ada yang lebih bermakna selain doa. Tidak ada yang lebih berarti selain usaha. Manusia akan merasakan duka juga bahagia, dan manusia akan merasakan sesak juga bedebah. Jadi, jangan merasa rendah jika sedang ada dibawah. Sebab, itu salah satu jalan yang diberikan oleh sang maha untuk kau dapat lebih bersabar dalam menghadapi hidup. Dan jangan kau besar kepala jika sedang berada diatas. Sebab, diatas bumi masih ada langit.
Doaku banyak yang sudah aku sampaikan kepada Tuhan, salah satunya untuk kau. Sekarang tugasnya tinggal sebut "amin" semoga saja akan ada hal-hal baik setiap harinya. Aku, sayang selalu lebih dari yang kau tahu. Ka Jihan, sekali lagi selamat ulang tahun, semoga bahagia selalu dan sehat nomor satu.

Komentar
Posting Komentar