KITA PENUH TANYA
Rumah yang mana kau jadikan tempat singgah?
Jalan yang mana kau jadikan tempat untuk cerita?Samudra yang mana kau jadikan tempat untuk berlayar?
Itulah kita, penuh dengan tanya yang entah juga bagaimana.
Hari itu jemari dan tanganmu bergerak bebas
Sikapmu menciptakan banyak pertanyaan.
Ini jebakan atau memang sungguhan?
Kau bilang bahagia, tetapi aku sengsara.
Kau ingat percakapan kita berdua malam itu?
Dibuat romantis membentuk senyum tipis
Kau memberi sedikit cahaya,
lalu diam-diam meninggalkan luka.
Kalau kau memang benar cinta,
jangan kau gunakan waktu dengan sengaja lama.
Katakan, agar bisa membuat ikatan,
lalu kita jaga berdua hingga tutup usia.
Komentar
Posting Komentar